AS desak Korut ambil ‘jalur damai’

Amerika Serikat mendesak Korea Utara untuk menempuh “jalur damai” menyusul kematian pemimpin Korea Utara, Kim Jong-il.

Menteri Luar Negeri Hillary Clinton mengatakan Amerika siap untuk membantu rakyat Korea Utara dan menciptakan keamanan di Semenanjung Korea.

“Harapan kami adalah pemimpin baru Korea Utara akan memilih jalur damai dengan menghargai komitmen Korea Utara untuk meningkatkan hubungan dengan negara-negara tetangga, dan menghormati hak-hak rakyat,” kata Nyonya Clinton dalam satu pernyataan.

“Amerika Serikat siap membantu rakyat Korea Utara dan mendesak pemimpin baru untuk bekerja sama dengan masyarakat internasional menciptakan era baru dengan perdamaian, kesejahteraan dan keamanan di Semenanjung Korea.”

Kim Jong-il meninggal Sabtu lalu (17/12) karena serangan jantung, menurut media resmi.

Presiden Barack Obama berjanji untuk tetap membela negara-negara sekutu di kawasan.

Presiden Obama telah mengadakan pembicaraan dengan pemimpin Korea Selatan dan Jepang terkait kematian Kim Jong-il.

Militer siaga

Dalam pembicaraan dengan Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda ia “menekankan komitmen” Amerika Seriakt untuk membela sekutu dekat Amerika termasuk Jepang, kata Gedung Putih dalam satu pernyataan.

Sementara itu Menteri Pertahanan Amerika Serikat Leon Panetta berbicara dengan mitranya dari Korea Selatan hari Selasa (20/12).

Kedua belah pihak sepakat untuk berkoordinasi, lapor kantor berita Yonhap.

Militer Korea Selatan disiagakan setelah pengumuman meninggalnya Kim Jong-il.

Sementara itu, Presiden Cina Hu Jintao berkunjung ke kedutaan Korea Utara di Beijing dan menyatakan belasungkawa, kata kantor berita Xinhua.

Senin malam (19/12), menteri luar negeri Cina juga telah bertemu dengan utusan Korea Utara di Beijing, menurut kantor berita itu.

Peralihan kekuasaan

Televisi pemerintah menayangkan rakyat Korea Utara mengantre melewati peti jenazah Kim Jong-il di Pyongyang.

Masa berkabung ditetapkan di Korea Utara atas meninggalnya Kim Jong-il yang akan dimakamkan tanggal 28 Desember.

Tayangan di Pyongyang menunjukkan warga Korea Utara meratapi mangkatnya pemimpin mereka.

Peralihan kepemimpinan belum selesai dan kematian Kim dikhawatirkan dapat memicu ketidakstabilan di negara itu.

Media resmi menyebutkan Kim Jong-un, putra bungsunya, berada di sisi peti jenazah ayahnya hari Selasa (20/12).

w � au��$ X�” ara akan memilih jalur damai dengan menghargai komitmen Korea Utara untuk meningkatkan hubungan dengan negara-negara tetangga, dan menghormati hak-hak rakyat,” kata Nyonya Clinton dalam satu pernyataan.

 

“Amerika Serikat siap membantu rakyat Korea Utara dan mendesak pemimpin baru untuk bekerja sama dengan masyarakat internasional menciptakan era baru dengan perdamaian, kesejahteraan dan keamanan di Semenanjung Korea.”

Kim Jong-il meninggal Sabtu lalu (17/12) karena serangan jantung, menurut media resmi.

Presiden Barack Obama berjanji untuk tetap membela negara-negara sekutu di kawasan.

Presiden Obama telah mengadakan pembicaraan dengan pemimpin Korea Selatan dan Jepang terkait kematian Kim Jong-il.

sumber: bbc.co.uk

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s